Louis Vuitton Objets Nomades
Dihadirkan di Palazzo Serbelloni selama Milan Design Week, Louis Vuitton mempersembahkan sebuah tribut kepada Pierre Legrain — merayakan warisan desain, craftsmanship, dan kreasi kontemporer.

Visi Pierre Legrain
Pierre Legrain, seorang seniman Art Deco multifaset, membentuk bahasa visual yang berani tentang geometri dan material. Kolaborasinya dengan Louis Vuitton kini menginspirasi edisi ulang yang mencakup furnitur, tekstil, art of dining, dan objek dekoratif.

Furnitur Louis Vuitton Pertama
Dirancang oleh Pierre Legrain pada tahun 1921, meja rias berbentuk Omega ini menandai karya furnitur pertama Louis Vuitton. Dirilis ulang saat ini dalam balutan material lacquered wood dan Nomade leather, kreasi ini mencerminkan visi tak lekang oleh waktu tentang garis dan fungsi.


Riviera Chilienne
Diambil dari arsip Pierre Legrain, kursi Riviera Chilienne dirilis ulang dalam balutan material kayu, kulit, dan mother-of-pearl marquetry — menyingkap interaksi yang istimewa antara material, cahaya, dan bentuk.


Nuits de Paris, Ditenun dalam Corak
Terinspirasi oleh komposisi grafis Legrain untuk sampul buku, throw dan cushion Nuits de Paris menginterpretasi ulang corak-corak Art Deco melalui warna dan ritme, menambahkan sentuhan keanggunan grafis yang khas pada ruangan apapun.

Seni Savoir-Faire
Dalam Objets Nomades, Louis Vuitton mempertemukan desainer internasional dan artisan yang luar biasa, ketika material luhur berpadu dengan inovasi. Dari edisi ulang Legrain hingga Cocoon Dichroic dan Damier marquetry, setiap kreasi mencerminkan sebuah dialog antara warisan dan kreasi kontemporer.










